Tujuan Perawatan atau Servis Berkala Kendaraan


Perawatan berkala - Sebuah kendaraan bermotor terdiri dari berbagai komponen-komponen di dalamnya yang memiliki jumlah yang relatif banyak. Komponen-komponen tersebut lama-kelamaan dapat menjadi aus, melemah atau korosi/berkarat sehingga kinerja dari part-part tersebut akan menurun.

Komponen-komponen yang kinerjanya menurun juga akan mempengaruhi performa mesin kendaraan tersebut. Oleh sebab itu komponen-komponen yang terindikasi kinerjanya menurun harus dilakukan perawatan. Salah satu perawatan yang dilakukan adalah perawatan atau servis berkala.

Perawatan atau servis berkala merupakan kegiatan merawat, menyetel, memperbaiki, mengencangkan, mengganti komponen-komponen pada kendaraan yang mengalami penurunan kinerja yang dilakukan dalam interval waktu tertentu secara berkala. Tujuan melakukan perawatan berkala yaitu untuk mengembalikan performa mesin agar mendekati kondisi spesifikasi semula.

Perawatan berkala merupakan salah satu kegiatan yang diwajibkan oleh pabrik karena dengan melakukan kegiatan perawatan secara berkala maka akan memberikan banyak manfaat bagi pemilik kendaraan yaitu :

1. Kendaraan dapat terhindar dari masalah-masalah (problem) yang lebih besar yang mungkin dapat terjadi pada kemudian hari sehingga dapat mengurangi resiko pengeluaran atau pembiayaan yang lebih besar.

2. Kendaraan dapat dirawat atau diservis sesuai dengan kondisi peraturan yang berlaku.

3. Umur kendaraan (life time) akan lebih panjang.

4. Kendaraan yang dirawat secara berkala akan terjaga performa kerjanya tetap dalam kondisi maksimal.

5. Pelanggan (customer) dapat menikmati pengalaman pengendaraan yang ekonomis dan aman.

6. Mengurangi resiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan misalnya macet, susah dinyalakan dan lain sebagainya.

Jadwal perawatan berkala

Jadwal perawatan berkala sudah ditentukan oleh pabrik sehingga untuk jadwal perawatan berkala dapat dilihat pada jadwal perawatan yang ada dalam buku pedoman reparasi kendaraan tersebut. Kendaraan harus dilakukan perawatan berdasarkan jarak yang telah ditempuh kendaraan tersebut atau jangka waktu yang sudah tercapai. Misalnya, apabila jadwal perawatan untuk part (komponen) pada kendaraan tersebut ditentukan oleh pabrik setiap menempuh jarak 30.000 km atau telah mencapai waktu 2 tahun maka perawatan harus dilakukan apabila salah satu kondisi tersebut tercapai (lakukan perawatan secara berkala sesuai dengan jarak tempuh atau waktu capai yang mana tercapai lebih dahulu).

Kondisi tersebut (perawatan sesuai dengan jadwal pada buku pedoman reparasi) dilakukan apabila kendaraan digunakan pada kondisi yang normal, namun apabila kendaraan tersebut digunakan dalam kondisi yang tidak normal maka perawatan berkala harus sering dilakukan. Adapun kondisi-kondisi pemakaian kendaraan yang tidak normal antara lain :

1. Berdasarkan kondisi jalan

Ketika kendaraan digunakan pada jalan yang tidak rata, berlumpur, berdebu, bersalju dan lain sebagainya.

2. Berdasarkan kondisi pengendaraan

1. Kendaraan yang sering digunakan untuk melakukan perjalanan selama lebih dari 2 jam dengan kecepatan tinggi yaitu melampaui 80?ri kecepatan maksimum kendraan tersebut.

2. Kendaraan yang sering dibiarkan idle dalam jangka waktu yang lama atau untuk menempuk jarak yang panjang namun pada kecepatan yang sangat rendah.

3. Kendaraan yang digunakan untuk jarak pendek secara berulang-ulang pada suhu di bawah titik beku.

4. Kendaraan yang digunakan untuk menarik gandengan atau digunakan untuk mengangkut beban yang berat.

Akhmad syarif, (Guru SMK Negeri 1 Alian)

Copyright © 2021 - 2024 SMKN 1 ALIAN